Samawi : Puisi Neno Tidak Bisa Disamakan Dengan Pilpres

Sekjen SAMAWI
Total Views : 146
Zoom In Zoom Out Read Later Print

Ya puisi yang dibacakan Neno Warisman itu kan doa yang nabi Muhammad panjatkan saat perang badar antara islam dengan orang musyrik

Sekjen Koordinator Nasional, Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) Aminuddin Maruf membaca puisi yang dibacakan Neno Warisman di acara Munajat 212 di Monas yang diterbitkan langsung melaporkan para alim ulama, habaib dan pendukung Jokowi untuk orang musyrik. Mengapa ia menilai Neno Warisman keliru mengibaratkan dengan perang badar.

"Ya puisi yang dibacakan Neno Warisman itu kan doa yang nabi Muhammad panjatkan saat perang badar antara islam dengan orang musyrik," kata Aminuddin dalam keterangan pada Sabtu (23/2/2019).

Amin dapat mengatasi politik pilpres 2019 tidak bisa disamakan dengan perang badar pada masa nabi muhammad SAW. Karena Pilpres semua kontestannya semuanya beragama islam

"Ya, pertikaian doa nabi ini dalam perang badar yaitu perang antara pasukan muslim melawan pasukan musyrik yang berperang 3 kali lebih banyak. Jadi, pergaulannya sangat berbeda jauh dengan Pilpres," ungkapnya.

Amin yang juga sekretaris direktorat penggalangan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf ini menilai kelompok pendukung pasangan Prabowo-Sandi selalu menyamakan politik Pilpres dengan perang badar pada zaman nabi.

Index

Video Terbaru