Jokowi ke Riau, Perintahkan tim lakukan Door to Door

Foto Istimewa
Total Views : 67
Zoom In Zoom Out Read Later Print

Saya lakukan saat itu marketing yang benar, door to door. Mengenalkan diri, salami satu per satu

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta pendukungnya di Riau untuk turun langsung dari pintu ke pintu untuk menyapa masyarakat. Menurut Jokowi, cara tersebut akan lebih efektif dibanding memasang baliho. "Kalau hanya pasang baliho, mohon maaf, masyarakat saat ini sudah berbeda. Perlu dari hati ke hati," kata Jokowi saat bertemu Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf Riau, di Pekanbaru.

Jokowi lalu menceritakan pengalamannya saat bertarung di pemilihan wali kota Solo dulu. Saat itu, hampir semua calon mengumpulkan pendukungnya di lapangan atau stadion. Namun, ia menolak mengikuti gaya empat calon lain dan lebih memilih untuk kampanye secara door to door. "Coba 2004 tanya di Solo Jokowi enggak ada yang tahu. Tapi saya lakukan saat itu marketing yang benar, door to door. Mengenalkan diri, salami satu per satu," kata dia.

Kepada masyarakat yang ditemuinya, Jokowi menerima masukan dan saran. Ia juga menjelaskan kepada masyarakat apa saja yang akan ia kerjakan. "Akhirnya menang, tipis. Saya dapat 37 persen," kata dia. Strategi yang sama kembali diterapkan oleh Jokowi saat maju sebagai wali kota Solo untuk kedua kalinya.

Hasilnya, Jokowi sebagai petahana menang telak dengan lebih dari 90 persen suara. Begitu juga saat maju Pilkada DKI, strategi door to door kembali diterapkan oleh Jokowi. Namun, Jokowi mengakui sebagai calon presiden, strategi door to door tak bisa lagi diterapkan karena wilayah Indonesia yang luas serta penduduk yang banyak. Oleh karena itu, Jokowi meminta strategi door to door itu diterapkan oleh setiap pendukungnya. "Kalau ini kita lakukan, saya yakin di Riau dengan militansi yang saya lihat sekarang, kalau targetnya 60 persen itu menurut saya tidak sulit, tapi pekerjaannya yang berat," kata Jokowi.

Sumber: Kompas.com

Index

Video Terbaru